Rumah Bambu Pengalon yang berada di Karangasem ini banyak diperbincangkan mulai tahun 2015 lalu. Meski saat dibangun bukan bertujuan untuk destinasi wisata, tempat ini banyak dikunjungi khususnya yang ingin mendapatkan spot foto menarik dan instagramable. Di akhir pekan dan hari-hari libur, banyak pengunjung yang datang mengunjungi tempat ini.
Rumah Bambu berada di Desa Antiga, sebenarnya merupakan proyek yang mangkrak. Awal mulanya dibangun untuk festival Bali Unite, namun acara musik tersebut tidak memperoleh izin, sehingga rumah bambu yang tidak diselesaikan justru menjadi daya tarik tersendiri.
Pengunjung yang datang memang mayoritas ingin menyaksikan rumah bambu yang unik untuk dijadikan latar foto. Namun pemandangan indah di sekitar rumah bambu ini juga cukup memesona yang membuat wisatawan semakin betah. Berikut beberapa daya tarik dari Rumah Bambu yang terletak di Kabupaten Karangasem.

Kisah di Balik Proyek Bali Unite yang Terhenti
Rumah Bambu Pengalon awalnya dirancang sebagai venue megah untuk festival musik bertajuk Bali Unite yang digagas beberapa tahun lalu. Sayangnya, izin penyelenggaraan acara tersebut tidak kunjung disetujui, sehingga pembangunan struktur bambu raksasa ini terhenti di tengah jalan. Alih-alih dibongkar, struktur yang belum selesai ini justru dibiarkan berdiri dan lambat laun menarik perhatian warganet karena bentuknya yang unik dan tidak biasa.
Spot Foto Favorit di Rumah Bambu
Struktur bambu yang menjulang tinggi dengan desain artistik menjadi latar belakang foto yang sangat digemari, terutama oleh wisatawan muda dan pencinta fotografi. Bentuknya yang menyerupai kubah atau amfiteater raksasa memberi kesan dramatis pada hasil foto, apalagi ketika dipadukan dengan cahaya alami di pagi atau sore hari.
Pemandangan Alam di Sekitar Desa Antiga
Selain struktur bambunya sendiri, kawasan Desa Antiga menawarkan pemandangan pedesaan Karangasem yang masih asri, dengan hamparan sawah dan perbukitan hijau di kejauhan. Suasana pedesaan yang tenang ini menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari hiruk pikuk kawasan wisata utama seperti Kuta atau Ubud.
Tips Fotografi dan Waktu Kunjungan Terbaik
- Datang pada pagi hari atau menjelang sore untuk mendapatkan pencahayaan alami terbaik
- Membawa pakaian dengan warna kontras agar hasil foto lebih menonjol di antara struktur bambu
- Berhati-hati saat menaiki bagian struktur karena bangunan ini bukan bangunan permanen yang sepenuhnya terawasi
- Menghindari akhir pekan bila ingin mendapatkan foto tanpa terlalu banyak pengunjung lain
Akses Menuju Rumah Bambu Pengalon
Lokasi ini berada di Desa Antiga, Kabupaten Karangasem, yang dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan darat dari kawasan Kuta atau Denpasar. Karena berada agak jauh dari pusat kota dan minim penunjuk jalan, disarankan menggunakan kendaraan dengan sopir yang sudah familiar dengan rute di kawasan Karangasem bagian timur.
Menggabungkan Kunjungan dengan Destinasi Lain di Karangasem
Karena letaknya berada di jalur menuju kawasan timur Bali, kunjungan ke Rumah Bambu Pengalon sering digabungkan dengan destinasi lain seperti Taman Ujung, Tirta Gangga, atau Pura Lempuyang yang juga berada di Kabupaten Karangasem. Menggabungkan beberapa lokasi dalam satu hari perjalanan akan membuat waktu dan biaya transportasi menjadi lebih efisien, terutama bila menggunakan jasa mobil dengan sopir yang sudah menguasai rute-rute tersebut.
Kuta Bali Tour dapat membantu menyusun paket tour privat menuju Rumah Bambu Pengalon dan destinasi unik lainnya di Karangasem, lengkap dengan mobil ber-AC dan driver berpengalaman. Hubungi tim kami untuk konsultasi gratis via WhatsApp dan rencanakan perjalanan seru Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah masuk ke Rumah Bambu Pengalon dikenakan biaya?
Tidak. Rumah Bambu Pengalon terbuka untuk umum dan tidak memungut biaya masuk karena awalnya bukan dibangun sebagai tempat wisata resmi.
Jam berapa Rumah Bambu Pengalon buka?
Tempat ini terbuka untuk umum setiap hari selama 24 jam tanpa batasan waktu kunjungan.
Di mana lokasi Rumah Bambu Pengalon?
Berada di Desa Antiga, Kabupaten Karangasem, dengan akses jalan yang bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Mengapa Rumah Bambu Pengalon dibangun?
Awalnya proyek ini dibangun untuk festival musik Bali Unite, namun acara tersebut tidak memperoleh izin sehingga bangunan yang belum selesai ini justru menjadi daya tarik wisata tersendiri.
