istana tampaksiring gianyar

Istana Tampaksiring Gianyar, Destinasi Wisata Sejarah

Salah satu wisata bersejarah yang ada di Bali adalah Istana Tampaksiring. Dalam dunia wisata, Provinsi Bali adalah salah satu area yang memiliki banyak tempat wisata, sesampai tidak heran jika Bali ini kerap disebut oleh wisatawan dengan sebutan surganya wisata di Indonesia. Baik itu wisata alam, wisata bahari, wisata kuliner, ataupun wisata yang bersejarah.

Wisata sejarah ini memiliki beberapa tempat yang disuguhkan, adalah antara lain adanya bangunan kuno dengan suasana yang sejuk serta jauh dari keramaian kota Gianyar. Kondisi ini dapat meningkatkan rasa kemenggembirakanan, kepuasan serta ketenangan dalam berwisata. Sesampai wisata ini amat cocok bagi wisatawan yang ingin merasakan ketenangan dengan cara yang tidak sama.

Istana Tampaksiring juga memiliki nilai sejarah yang amat tinggi, start dari asal mula berdirinya sebuah istana ini serta fungsi dengan adanya istana ini. Sesampai wisata bersejarah ini juga amat cocok untuk dinikmati bareng keluarga tercinta serta buah hati tersayang. Hal ini dikarenakan sang buah hati akan merasa teredukasi dan mengenal sejarah dengan adanya wisata ini.

Daya Tarik Istana Keprisidenan Tampaksiring

1. Sejarah Istana

Daya tarik pertama yang dimiliki oleh Istana Tampaksiring adalah wisata ini menyimpan nilai sejarah yang amat berarti bagi Negara Indonesia. Berdirinya istana ini juga tidak lepas dengan nilai sejarah. Awalnya istana ini dibangun oleh Presiden Republik Indonesia yang pertama, adalah Bapak Soekarno atau kerap disebut dengan Bung Karno.

Pada saat itu Bung Karno menginginkan agar adanya tempat untuk beristirahat yang ada di Bali. Selain dijadiin menjadi tempat peristirahatan, istana ini juga berfungsi untuk menerima tamu dari negara asing atau luar negeri. Istana ini start dibangun dan didirikan adalah sesudah Indonesia mengalami kemerdekaan.

Dalam membangun istana yang indah ini membutuhkan waktu kurang lebih selama 6 tahun, adalah start tahun 1957 sampai tahun 1963. Pada saat membangun istana ini juga menggunakan arsitektur yang amat handal adalah R.M Soedarsono.

Dengan adanya nilai sejarah ini pastinya wisatawan yang datang tidak hanya nikmati suasana yang disuguhkan, tapi juga dapat mengambil pelajaran di bidang sejarah. Sesampai hal ini juga menambah nilai edukasi tersendiri serta dapat meningkatkan nilai kecintaan terhadap NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

2. Istana Kepresidenan Republik Indonesia

Wisata bersejarah ini adalah salah satu istana Kepresidenan Republik Indonesia. Secara geografis istana ini terletak pada tinggi 700 mdpl (mtr diatas permukaan laut), sesampai suasana yang disuguhkan juga cukup sejuk. Disamping itu, istana ini juga memiliki empat gedung utama, adalah Wisma Merdeka, Wisma Yudhistira, Wisma Negara, dan Wisma Bima.

Bangunan yang pertama adalah wisma merdeka, bangunan ini tergolong cukup luas yang ada di area istana ini. Keluasan bangunan ini hingga sekamir 1.200 m2 (mtr persegi). Dengan keluasan bangunan tersebut wisatawan dapat dengan puas nikmati keunikan bangunan, dan barang-barang bersejarah yang ada di dalamnya.

Selain wisma merdeka, bangunan yang ada di Istana Tampaksiring adalah wisma negara, wisma ini lebih luas jika dibandingkan dengan wisma merdeka. Wisma merdeka dan wisma negara ini terpisah dengan adanya lembah yang terhubung dengan jembatan. Jembatan ini didesain secara khusus oleh arsitektur, sesampai memiliki nilai fotogenik yang ada di area istana ini.

Kedua wisma tersebut adalah bangunan yang paling menonjolkan desain yang bernuansa Bali. Hal ini dapat dilihat dari adanya dinding teterawangan adalah tembok dengan memiliki lubang serta ukiran khas Bali. Desain inilah yang menjadi ciri khas dan pembeda dengan istana-istana kepresidenan lainnya.

3. Pemandangan dan Keindahan di Area Istana

Disamping memiliki nilai sejarah dan istana kepresidenan, Istana Tampaksiring ini juga menyuguhkan pemandangan dan keelokan alam yang tidak kalah memesona dengan wisata-wisata alam lainnya. Di area istana ini terdapat adanya bukit yang menjulang tinggi nan hijau. Sesampai memberi kesan yang amat asri, indah, dan sejuk.

Bukit yang cantik ini dipenuhi dengan adanya pepohonan yang tinggi dan rindang, keelokan bukit ini amat terasa saat wisatawan saat berlangsung di atas tangga untuk kearah di istana. Keindahan ini terlihat amat unik dan pastinya tidak dapat didapatkan di wisata lainnya.

Selain adanya bukit, wisatawan yang datang di istana ini juga akan dijadiin takjub dengan adanya beberapa gunung yang ada di sekamir area istana ini. Ada dua gunung yang dapat dilihat secara jelas, adalah Gunung Agung dan Gunung Batur. Adanya kedua gunung ini terlihat amat indah, dan memberikan kesan eksotis yang ada di area istana.

4. Memiliki Nilai Mitos

Bagi wisatawan yang menyukai dan merasa penasaran dengan dunia mitos, Istana Tampaksiring juga memiliki nilai mitos tersendiri. Yakni menurut cerita orang-orang terdahulu, di dalam istana ini terdapat adanya candi, candi ini dinamakan dengan Candi Gunung Kawi. Dimana candi tersebut adalah tempat bersemedi dan menyepi bagi Raja Udayana.

Dari dulu sampai sekarang candi gunung kawi ini dikenal sebagai tempat yang cukup keramat dan angker. Menurut cerita penduduk terdahulu, candi ini adalah tempat pemakaman Raja Udayana dan seluruh keluarganya, sesampai banyak penduduk lokal yang mempercayai bahwa candi ini adalah tempat yang angker.

Meskipun istana ini memiliki mitos dan terbilang cukup angker, tapi hal ini tidak menyurutkan bagi wisatawan yang ingin datang, justru hal ini menjadi daya tarik dan membuat wisatawan merasa penasaran dengan adanya mitos ini.

Alamat & Cara Menuju Lokasi Istana

Wisata bersejarah ini terletak di Provinsi Bali, lebih tepatnya terletak di Jl. Dr. Ir. Soekarno, Desa Tampaksiring, Kec. Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Bagi wisatawan yang ingin datang di Istana Tampaksiring ini dapat menggunakan kendaraan roda dua ataupun kendaraan roda empat, dikarenakan jalan akses kearah lokasi ini sudah amat baik.

Dengan lokasi yang amat strategis, sesampai membuat wisatawan tidak merasa kesusahan dalam cari lokasi ini. Untuk sampai di lokasi istana ini wisatawan dapat menggunakan google maps atau bertanya pada penduduk lokal ataupun penduduk sekamir Bali.

Bagi wisatawan yang ingin nikmati keelokan dan suasana yang ada di wisata bersejarah ini tidak perlu mengeluarkan uang sedikitpun alias free. Siapapun dapat datang di Istana Tampaksiring baik anak kecil ataupun orang dewasa. Dengan kebijakan pengelola tersebut amat megampangkan wisatawan dalam berwisata ataupun belajar sejarah yang ada di istana ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.