objek wisata taman ujung karangasem

Taman Ujung Karangasem, Objek Wisata Yang Hits & Populer

Taman Ujung Karangasem merupakan salah satu tempat wisata populer di Bali Timur, selain objek wisata Pura Lempuyang Bali dan Tirta Gangga Karangasem.

Ketiganya berada di kawasan Karangasem Bali timur. Jika kita mulai dari Denpasar jaraknya sekitar 60 kilometer dan waktu tempuhnya lebih dari 1 jam 40 menit atau lebih tergantung kondisi jalan menuju tempat wisata Taman Ujung Karangasem di Bali.

Namun jika dimulai dari Candidasa, tempatnya juga tidak terlalu jauh. Kami hanya membutuhkan waktu 30 menit dengan sepeda motor atau mobil pribadi. Tentu saja, tur teras santai menawarkan pemandangan alam pedesaan yang menakjubkan.

Sejarah Tentang Taman Ujung Karangasem Bali

Sejarah agak menakutkan…. Pada awalnya, Taman Ujung Karangasem adalah tempat terpencil yang digunakan untuk mengusir orang dengan ilmu hitam. Pada tahun 1901, itu disebut “Kolam Dilla”. Kolam Dirah dibangun pada masa kejayaan Raja I Gusti Bagus Jelantik yang pada tahun 1901 bergelar Agung Anglurah Ketut Karangasem.

Karena lokasi Taman Ujung Karangasem yang sangat sepi dan dekat dengan pantai, Raja Karangasem mengubah konsep kolam dan ujung taman menjadi tempat peristirahatan keluarga kerajaan saat itu.

Pada tahun 1909, Raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik menugaskan arsitek Belanda Van den Hunts. Tidak hanya ada tukang, Raja Karangasem juga menyebutnya bangunan Lotoang Cina.

Bersamaan dengan bangunan kerajaan, mereka bekerja sama untuk mengubah Kolam Dilla yang menakutkan menjadi kolam peristirahatan yang indah dan megah dengan tempat bagi raja untuk bersemedi, serta bangunan yang menghibur tamu kerajaan saat itu.

Pekerjaan konstruksi Taman Ujung Soekasada berlangsung selama kurang lebih 12 tahun hingga selesai seluruhnya pada tahun 1921. Sebelumnya luas Taman Ujung Karangasem mencapai 400 hektar, namun Raja Karangasem sangat mencintai rakyatnya sehingga ia mengalokasikan tanah milik kerajaannya hingga tinggal 10 hektar pada akhirnya.

Selama ini Taman Ujung Karangasem adalah milik pribadi keluarga Puri Karangasem. Namun, turis reguler diizinkan untuk berkunjung. Peresmian Taman Ujung Karangasem diresmikan pada tahun 1937, dengan prasasti marmer yang ditulis dalam aksara Latin dan Bali serta bahasa Melayu dan Bali.

Alamat Taman Ujung Karangasem Bali

Tempat wisata Taman Ujung ini lebih dekat dari Pura Lempuyang dan Tirta Gangga Bali. Jika Anda pintar, Anda bisa memulainya dari bandara Bali atau daerah Denpasar. Lokasinya di Jl. Taman Ujung, Tumbu, Kec.Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali 80811, sekitar 3 km dari kota Karangasem. Google Maps Taman Ujung Karangasem, silahkan cek disini

Rute dan Cara Menuju Taman Ujung Karangasem

Perjalanan ke Taman Ujung agak jauh karena kita harus berkendara 60km selama 2 jam, jika kita mulai dari kota Denpasar, tetapi tidak lelah karena ada pegunungan, pedesaan dan pemandangan yang indah dan Bali yang bersih di sepanjang Pantai Timur. Sepanjang perjalanan kita akan melewati beberapa tempat wisata.

Objek wisata tersebut antara lain: Taman Bali Safari Marine, kawasan wisata Goa Lawah, Padang Bai, Candi Dasa, Desa Tenganan, kemudian melalui kota Amlapura (ibukota Kabupaten Karangasem), sekitar 2 jam perjalanan dengan mobil tentunya. Tergantung pada kondisi lalu lintas di jalan.

Dari segi transportasi, semua tempat wisata di Bali rata-rata berada di daerah terpencil, sehingga angkutan umum tidak mau mengambil rute ke sana karena sulit mencari penumpang. Untuk ini, sobat cerdas harus membawa kendaraan sendiri atau menyewa kendaraan tanpa sopir.

Namun, jika Anda tidak ingin membebani diri dengan berwisata ke Taman Ujung Karangasem, kami sarankan menggunakan jasa sewa mobil dengan sopir. Dengan semua opsi ini, mudah untuk berkeliling Denpasar. Tentunya layanan ini akan membuat perjalanan Anda lebih mudah dan aman agar tidak tersesat

Jam Buka Taman Ujung

Berbeda dengan tempat wisata Tirta Gangga atau Lempunyang yang buka 24 jam, Taman Ujung hanya buka dari jam 6 pagi sampai jam 7 malam. Waktu kunjungan ini berlaku untuk semua wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan domestik dan mancanegara.

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada pagi hari, terutama bagi wisatawan yang ingin mengambil foto prewedding saat matahari terbit di pagi hari. Atau saat matahari terbenam di sore hari.

Ini adalah waktu terbaik untuk mengunjungi objek wisata ini bagi wisatawan yang hanya ingin berkunjung sepanjang hari, tetapi saya sarankan pagi hari lebih baik karena jauh dari kota Denpasar.

Harga Tiket Masuk

Nah, untuk mengunjungi objek wisata ini, biaya masuk sebesar 15.000 per orang sudah dihitung khusus untuk wisatawan domestik. Namun berbeda dengan tiket turis asing dan fotografer serta foto prewedding, berikut harganya

  • Tiket masuk, Rp 15,000 / orang (Domestik).
  • Tiket masuk Rp 50,000 / orang (WNA).
  • Parkir mobil, Rp 5,000 / mobil.
  • Tiket masuk untuk photo shooting, IDR 1,000,000 (untuk semua krew).

Nah itu adalah biaya tiket masuk ke taman ujung Bali untuk saat ini, harga sewaktu-waktu bisa berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu kami juga memiliki informasi daftar tiket masuk ke tempat wisata di Bali yang lain.

Fasilitas yang Tersedia

Walaupun lokasi tempat wisata ini jauh dari pusat wisata seperti Kuta dan Ubud, tempat wisata ini memiliki tempat parkir yang luas. Jalan menuju kawasan wisata ini lebar dan terdapat berbagai warung lokal yang menjual segala macam makanan dan minuman.

Bagi yang ingin membawa makanan ke kawasan Taman Ujung, saat ini belum ada larangan resmi. Tapi tolong jangan buang sampah sembarangan!

Spot Menarik Tempat Wisata Taman Ujung

Memiliki Keunikan panorama alam

Selain 3 kolam besar, keunikan dari objek wisata ini adalah di atasnya terdapat bangunan berpilar terbuka yang dinaiki 100 anak tangga. Dari pilar tanpa atap ini, Anda bisa mendapatkan pemandangan yang menakjubkan dan melihat laut biru Pantai Ujung.

Melihat ke bawah dari arah timur, Anda akan melihat pesona dan keunikan arsitektur taman Ujung Soekasada. Juga, di Upper East Side, Anda akan melihat bukit hijau yang disebut Gunung Bisbeth.

Memiliki Keunikan Arsitektur yang berciri khas Eropa

Karena perpaduan arsitektur Eropa abad pertengahan dan arsitektur Bali. Arsitektur Eropa terlihat dari kaca patri yang terdapat pada dinding tempat peristirahatan raja, mirip dengan desain gereja-gereja Eropa. Kolam dengan Tujung/Lotus putih dan merah dapat dilihat dari jendela King’s Lounge.

Nah sobat cerdas, sedikit komentar tentang Taman Ujung Soekasada Karangasem Bali, semoga menambah pengetahuan anda. Jika anda ingin mengetahui tempat menarik lainnya di Bali, klik disini; 15 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *