Air Terjun Tukad Cepung Bali – Keunikan, Lokasi dan Harga Tiket Terbaru Untuk Wisatawan Domestik dan Mancanegara. Halo sobat BaliKuta Bali Tour, pernahkah kalian mendengar tentang air terjun tersembunyi di balik tebing Sungai Cepung, Temuku Bangli.
Namanya Air Terjun Tukad Cepung dan sudah dikenal oleh wisatawan mancanegara. Sedangkan untuk wisatawan domestik lebih mudah menyebutnya Air Terjun Tukad Cepung.
Untuk perjalanan yang indah, kita perlu mengikuti jalan yang membawa kita ke panorama alam yang indah dan mempesona ini. Ada banyak jalan di Bali yang akan membawa Anda ke tempat-tempat yang unik dan indah, bahkan beberapa tempat yang masih alami.
Jika Anda menyukai suasana lingkungan yang alami dan hijau. Anda perlu berusaha untuk benar-benar menjelajahi rahasia tersembunyi Bali. Tentu saja tempat ini jauh dari turis bisnis Bali.

Keunikan Air Terjun Tukad Cepung Bali
Air Terjun Tukad Cepung Bali merupakan objek wisata air terjun yang mungkin bisa anda pertimbangkan untuk dimasukkan dalam detail perjalanan anda saat berada di Bali.
Objek wisata ini masih menjadi air terjun tersembunyi terbaik di Bali. Cahaya matahari jatuh di air terjun yang berkilauan, membentuk pelangi di depan Anda.
Tersembunyi di balik bebatuan dan tebing yang menjulang tinggi, Air Terjun Tukad Cepung Bali tergolong salah satu tempat paling unik di Bali. Ditambah lagi, tempatnya yang sejuk dan menawarkan rasa nyaman dan ketenangan yang luar biasa.
Keindahan air terjun ini memiliki daya tarik tersendiri. Seperti yang Anda lihat, air jatuh dari langit, karena sinar matahari dari air terjun menyinari air. Wisatawan berbondong-bondong untuk berfoto di Instagram.
Kali ini saya akan mengulas lebih dalam tentang hal penting yang anda perlu ketahui sebelum datang ke Tukad Cepung Waterfall ini. Silahkan lihat di bawah
Hal Menarik Lainnya Tentang Air Terjun Tukad Cepung Bali
Air terjun ini sebagai tujuan wisata baru di kawasan wisata Bangli. Yang menawarkan kecantikan alam dengan ciri khas yang berbeda dari pada air terjun lainnya di Bali.
Berada di tengah-tengah tebing tinggi dengan air jernihnya yang sedikit masuk ke dalam tebing. Air Terjun Tukad Cepung sering disebut dengan nama Cepung oleh orang Bali, yang merupakan tempat wisata paling fotogenik dari semua tempat air terjun di Bali.
Tukad berarti sungai dengan bahasa Bali, dan Cepung memiliki arti saluran, jadi ‘Tukad Cepung Waterfall’ memiliki arti saluran Sungai Cepung.
Air Terjun Tukad Cepung ini memikat seluruh orang yang sudah menemukannya. Karena lokasinya sedikit susah ditemukan untuk pengunjung yang datang untuk pertama kalinya.
Selain itu, Anda harus menuruni ratusan anak tangga dari tebing hingga mencapai tebing melingkar, seperti di dalam gua. Memberi Anda panorama paling menakjubkan saat langit terbuka di atas air terjun.
Lokasi Tukad Cepung waterfall
Air Terjun Tukad Cepung terletak di Jalan Tembuku, Desa Penida Kelod, Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, Indonesia di Bali Timur.
Dibutuhkan sekitar 40 menit dari kawasan wisata Ubud ke daerah Bangli. Kemudian, jika Anda datang dari Denpasar akan memakan waktu 1 jam 30 menit atau 1 jam 45 menit dari Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali.
Ticket Masuk Air Terjun Tukad Cepung
Pengunjung Bali untuk mengunjungi Air Terjun Tukad Cepung harus membayar tiket masuk terlebih dahulu sebesar Rp 15.000 per orang. Tarif ini berlaku untuk wisatawan lokal maupun mancanegara.
Namun, karena kawasan ini dijaga ketat oleh penduduk desa setempat, Anda harus menghormati semua aturan yang ada di sini. Disarankan pemandu untuk mencapai air terjun tersembunyi ini. Jika ini adalah pertama kalinya Anda di sini.
Waktu Terbaik Mengunjungi Air Terjun Tukad Cepung
Rata-rata tempat wisata alam Bali buka sepanjang hari, namun penerangan di lokasi air terjun tidak tersedia. Jadi yang mau pergi, datanglah selagi matahari masih cerah. Namun pagi atau sore hari adalah waktu terbaik untuk mengunjungi air terjun Tukad Cepung ini.
Hal terbaik yang harus dilakukan adalah datang ke air terjun ini sebelum jam 10 pagi. Selain itu, karena ada ratusan anak tangga yang harus dilalui, sebagian besar wisatawan lokal mulai berdatangan setelah jam tersebut.
Persiapan Sebelum ke Air Terjun Tukad Cepung
Karena akses menuju air terjun ini melewati ratusan anak tangga serta jalur bebatuan yang licin, sebaiknya gunakan alas kaki anti-slip dan berhati-hati terutama saat kondisi basah. Membawa dry bag atau plastik pelindung untuk kamera maupun ponsel juga disarankan karena area di sekitar air terjun cukup lembap dan berpotensi terkena percikan air.
Sebaiknya hindari berkunjung saat musim hujan atau setelah hujan deras mengguyur kawasan Bangli, karena debit air sungai bisa meningkat drastis dan berisiko bagi keselamatan pengunjung yang berada di area sempit di dalam tebing.
Kombinasi Wisata di Kawasan Bangli
Selain Air Terjun Tukad Cepung, kawasan Bangli juga memiliki beberapa destinasi menarik lain seperti Kintamani dengan pemandangan Gunung dan Danau Batur, sehingga banyak wisatawan yang menggabungkan kedua destinasi ini dalam satu hari perjalanan.
Air Terjun Tukad Cepung sangat cocok bagi wisatawan yang menyukai fotografi alam dan petualangan ringan, meski tetap perlu kehati-hatian mengingat medan yang dilalui cukup menantang.
Pertanyaan Seputar Air Terjun Tukad Cepung
Berapa harga tiket masuk Air Terjun Tukad Cepung?
Tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang, berlaku sama untuk wisatawan lokal maupun mancanegara.
Jam berapa waktu terbaik berkunjung ke Tukad Cepung?
Sebaiknya datang sebelum jam 10 pagi saat matahari masih cerah, karena cahaya matahari yang menembus celah tebing menjadi daya tarik utama air terjun ini.
Apakah aman berkunjung saat musim hujan?
Sebaiknya dihindari, karena debit air sungai bisa meningkat drastis saat hujan deras dan berisiko bagi keselamatan pengunjung di area sempit dalam tebing.

