← Kembali ke Blog

Ekowisata Mangrove Bali: Pelajari dan Nikmati Alam Liar

Ekowisata Mangrove Bali
Daftar Isi
  1. Sejarah Ekowisata Mangrove Bali
  2. Lokasi tempat wisata Ekowisata Perancak Jembrana Bali
  3. Harga tiket Masuk tempat wisata Ekowisata mangrove perancak Jembrana Bali
  4. Fasilitas yang tersedia di Ekowisata Mangrove Bali
  5. Manfaat Mangrove bagi ekosistem alam dan kehidupan
  6. Waktu Terbaik dan Tips Berkunjung
  7. Kombinasi Wisata di Sekitar Kawasan Mangrove
  8. Pertanyaan Seputar Ekowisata Mangrove Bali

Ekowisata Mangrove Bali membawa kita dalam sebuah perjalanan ajaib melalui ekosistem unik di pulau ini. Sebagai destinasi wisata yang fokus pada keberlanjutan, Ekowisata Mangrove Bali tidak hanya mempesona dengan keindahan alamnya, tetapi juga menjadi penjaga kelestarian lingkungan.

Dengan mengintegrasikan edukasi dan kegiatan ekowisata, pengunjung dapat merasakan keajaiban kehidupan mangrove, menelusuri lorong-lorong labirin yang hijau, dan menyaksikan harmoni alam yang memukau.

Ekowisata Mangrove Bali adalah tempat di mana pengalaman wisata menjadi lebih bermakna, mengajak kita untuk lebih dekat dengan keindahan alam sambil turut menjaga kelestarian lingkungan.

Mari bersama-sama mengeksplorasi keajaiban Ekowisata Mangrove Bali, tempat di mana keindahan alam dan keberlanjutan bertemu dengan sempurna.

Jalur kayu di Ekowisata Mangrove Bali, Perancak Jembrana
Jalur kayu menyusuri hutan mangrove di Ekowisata Mangrove Bali, Perancak.

Sejarah Ekowisata Mangrove Bali

Padahal Bali memiliki banyak potensi alam untuk dijadikan objek wisata khususnya di Bali bagian barat, oleh karena itu Pemerintah Daerah Jembrana bersama DJPRL (Direktorat Pengelolaan Ruang Laut) dan Kementerian Kelautan, memprakarsai jalan yang terbuat dari kayu untuk wisata alam. Berjalan melalui hutan bakau atau mangrove.

Dalam rangka menjaga kelangsungan ekosistem laut dan melindungi kawasan Perak dari erosi air laut, pemerintah telah melindungi hutan mangrove ini dengan membuat konsep wisata alam yang disebut “Bali Perak Ecotourism”.

Suasana hijau di sepanjang hutan bakau menjadikan objek wisata ekowisata Bali Bali ideal sebagai tujuan liburan keluarga di Bali Barat.

Selain itu, Anda dapat menemukan beberapa jenis mangrove di objek wisata ekowisata mangrove di Perancak Jembrana, Bali. Jenis-jenis mangrove antara lain:

  1. Avicennia Alba ( Bakau Api-api )
  2. Bruguiera Gymnorrhisa ( Jenis Bakau Lindur )
  3. Xylocarpus rumpii ( Jenis bakau Nyireh Laut )
  4. xylocarpus granatum ( Jenis bakau Nyiri batu )
  5. Nypa fruticans ( Jenis bakau Buyuk )
  6. Dan beberapa lainya, saya tidak sebutkan satu persatu.

Lokasi tempat wisata Ekowisata Perancak Jembrana Bali

Lokasinya berada di pesisir Perancak, tepat di sebelah selatan pusat kota Jembrana. Jarak dari pusat kota negara ke tempat-tempat wisata sekitar 12,5 kilometer, 30 menit berkendara ke selatan melalui Pulau Jawa.

Harga tiket Masuk tempat wisata Ekowisata mangrove perancak Jembrana Bali

Rata-rata setiap objek wisata di Bali menerapkan sistem harga tiket yang berbeda-beda sesuai dengan kebijakan pengelolaan masing-masing tempat. Lantas berapa harga tiket atraksi ekowisata mangrove Jembrana di Bali?

Tiket sementara dalam kategori turis

  • Dewasa : 10.000/ orang
  • Anak – anak : 5.000/ orang

Meski tidak dikenakan biaya parkir saat kami tiba di objek wisata ini. Tentang Perancak Ecotourism buka dari jam 8:00 pagi sampai jam 17:30 sore, jika anda ingin berkunjung kesini silahkan datang pada jam buka atau jam kerja diatas.

Fasilitas yang tersedia di Ekowisata Mangrove Bali

Karena merupakan objek wisata baru, dibuka pada pertengahan tahun 2020, fasilitas yang tersedia cukup lengkap, dengan adanya toilet untuk pengunjung, tempat cuci tangan sesuai dengan protokol kebersihan selama COVID-19, dan tempat parkir yang cukup luas. Ada juga warung-warung kecil di area tersebut yang menjual berbagai minuman dan makanan ringan. Jadi jika Anda haus berjalan-jalan menyusuri hutan ekowisata mangrove Perancak Jembrana Bali, Anda tidak perlu bingung.

Bagi yang ingin bermalam di kawasan mangrove, tersedia tempat bagi wisatawan. Karena tempat wisata ini berdampingan dengan beberapa tempat penginapan seperti villa dan hotel melati.

Manfaat Mangrove bagi ekosistem alam dan kehidupan

Mangrove atau mangrove memiliki banyak fungsi di alam. Laut dan ekosistem di kawasan mangrove, ada beberapa manfaat dari konservasi mangrove di sini, salah satunya adalah ekosistem mangrove Perancak.

  1. Mangrove menjaga kesuburan tanah dan karena itu memberikan nutrisi bagi hewan yang hidup di daerah tersebut, seperti ikan dan kepiting
  2. Sistem perakaran mangrove efisien dan kuat, melindungi tanah dari erosi air laut.
  3. Selain untuk melindungi wilayah pesisir dari banjir, mangrove juga dapat dimanfaatkan sebagai penopang pemanasan air laut.
  4. Mangrove menjaga iklim yang sejuk dan nyaman untuk kehidupan dengan mempertahankan ekosistem perairan antara laut, pantai dan darat.

Itulah sekelumit tentang objek wisata ekowisata Perancak Jembrana Bali, bagi yang ingin berkunjung ke hutan bakau Perancak selalu buka selama masa Covid-19, tentunya selalu mengutamakan keselamatan dengan cuci tangan sesering mungkin.

Waktu Terbaik dan Tips Berkunjung

Sama seperti kawasan mangrove lainnya di Bali, waktu terbaik untuk menjelajahi Ekowisata Mangrove Bali adalah pagi hari saat cuaca masih sejuk dan suasana belum terlalu ramai. Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin karena sebagian jalur berupa papan kayu yang bisa basah oleh embun di pagi hari, serta bawa lotion anti nyamuk mengingat kawasan ini cukup rimbun dan lembap.

Kombinasi Wisata di Sekitar Kawasan Mangrove

Karena berada di kawasan Jembrana, Bali Barat, kunjungan ke Ekowisata Mangrove Bali bisa dipadukan dengan destinasi terdekat lainnya agar perjalanan lebih efisien, tanpa perlu bolak-balik dari pusat kota. Destinasi ini sangat cocok untuk keluarga maupun rombongan sekolah yang ingin mengenalkan pentingnya menjaga ekosistem pesisir kepada anak-anak melalui pengalaman langsung menyusuri hutan mangrove.

Selain aktivitas menyusuri jalur mangrove, pengunjung juga bisa memanfaatkan momen ini untuk belajar mengenai pentingnya menjaga garis pantai dari abrasi, sebuah pengetahuan sederhana yang bisa menjadi bekal berharga terutama bagi anak-anak yang ikut berkunjung.

Pertanyaan Seputar Ekowisata Mangrove Bali

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjelajahi Ekowisata Mangrove Bali?

Tidak ada patokan waktu baku karena tergantung seberapa santai Anda ingin menikmati jalur kayu ini, jadi luangkan waktu secukupnya tanpa terburu-buru agar bisa menikmati suasana hutan mangrove dengan nyaman.

Apakah Ekowisata Mangrove Bali cocok untuk anak-anak atau rombongan sekolah?

Sangat cocok, karena kawasan ini dirancang sebagai wisata edukasi yang mengenalkan pentingnya ekosistem mangrove dan pelestarian garis pantai kepada anak-anak melalui pengalaman langsung menyusuri hutan bakau.

Ditulis oleh Dina Lusy

Tim Penyusun Content & Local Specialist Kuta Bali Tour.

Rencanakan Liburan Anda

Siap Berangkat ke Bali?

Lihat paket tour siap pakai kami, atau ceritakan rencana Anda — kami bantu susunkan.

Lihat Paket Tour Kami Chat via WhatsApp
Scroll to Top