← Kembali ke Blog

10 Tempat Wisata Sejarah di Bali sambil Belajar

tempat wisata sejarah di bali
Daftar Isi
  1. 10 Tempat Wisata Sejarah di Bali
  2. 1. Pura Besakih
  3. 2. The Soekarno Center
  4. 3. Museum Bali
  5. 4. Kapal Karam USS Liberty
  6. 5. Pura Tanah Lot
  7. 6. Desa Tenganan
  8. 7. Pura Saren Agung
  9. 8. Museum Blanco Renaissance
  10. 9. Pura Luhur Uluwatu
  11. 10. Tirta Gangga
  12. Ringkasan Jam Operasional Beberapa Lokasi
  13. Tips Berwisata Sejarah di Bali
  14. Cocok untuk Siapa Wisata Sejarah Ini
  15. Menjaga Kelestarian Situs Bersejarah
  16. Pertanyaan Seputar Wisata Sejarah di Bali

Selain wisata alam, Bali juga terkenal akan sejarah dan budayanya. Sejarah tersebut bisa tergambar dalam berbagai museum, desa, puri, ataupun reruntuhan kapal.

Anda ingin lebih mengenal sejarah Bali? Berikut adalah 10 tempat wisata sejarah di Bali yang patut anda kunjungi.

Wisata sejarah The Soekarno Center di Bali
The Soekarno Center, salah satu destinasi wisata sejarah yang menyimpan koleksi Presiden pertama RI.

10 Tempat Wisata Sejarah di Bali

1. Pura Besakih

Kompleks Pura Besakih merupakan pura terbesar di Bali. Letaknya sendiri adalah di kaki gunung Agung, tepatnya di Kecamatan Rendang, Karangasem.

Tempat ini kental akan sejarahnya, terbukti dari peninggalan masa megalitik seperti tahta batu dan menhir. Saat berkunjung, wisatawan diwajibkan mengenakan selendang serta sarung.

2. The Soekarno Center

Tempat wisata sejarah di Bali selanjutnya merupakan The Soekarno Center. Seperti namanya, lokasi ini banyak di isi oleh benda-benda yang berhubungan dengan Presiden pertama RI.

Lokasinya terletak di Jalan Pejeng Kaja, Tampak Siring. Di dalam museum ini anda bisa menemukan foto, perabotan, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan Ir. Soekarno.

3. Museum Bali

Museum Bali ini merupakan gedung tertua di kawasan Bali. Secara resmi, museum ini didirikan pada tahun 1931. Museum Bali ini berisikan koleksi etnografi budaya Bali.

Lebih dari 10.000 koleksi dapat di jumpai di museum ini. Jam operasionalnya pada hari Minggu hingga Kamis pada pukul 08.00 – 15.00 WITA. Sedangkan hari jumat pukul 08.00 – 12.30 WITA.

4. Kapal Karam USS Liberty

Apabila anda ingin melihat kapal peninggalan Perang Dunia II ini, anda harus menyelam. Awalnya kapal ini teronggok di bibir pantai sejak tahun 1942.

Namun letusan Gunung Agung tahun 1963 menyebabkan kapal bergeser sekitar 30 meter. Lokasinya sendiri ada di Tulamben. Waktu terbaik menyelam di sini adalah pada pagi hari atau setelah pukul 3 sore.

5. Pura Tanah Lot

Objek Wisata Pura ini merupakan tempat suci bagi penganut agama Hindu di Bali. Pura ini terletak di tepi pantai, tepatnya di atas sebuah batu karang.

Setiap 210 hari sekali, terdapat upacara yang dilakukan di Pura ini. Apabila anda ingin berkunjung, datanglah di sore hari untuk menikmati pemandangan sunset.

BACA JUGA : Paket Honeymoon Bali

6. Desa Tenganan

Tenganan juga dikenal dengan nama Desa Bali Aga. Desa ini masih mengacu aturan masyarakat tradisional Bali.

Rumah, adat, maupun peraturan adat desa masih kental di sini. Masuk ke desa ini tidak diharuskan membayar tiket, namun anda bisa menggantinya dengan sumbangan.

Baca juga : Tempat Wisata di Bali. Tempat liburan asyik 2020

7. Pura Saren Agung

Puri ini dulunya merupakan tempat tinggal raja Ubud, Tjokorde Gede Agung Sukawati. Kini puri ini sudah menjadi objek wisata di Bali. Nyaris setiap malam diadakan pentas kesenian tari di Puri ini.

Jam operasionalnya sendiri mulai pukul 08.00 hingga 19.00 WITA. Tidak dikenakan biaya apabila anda berkunjung ke sini.

8. Museum Blanco Renaissance

Antonio Blanco sendiri adalah pelukis keturunan Spanyol Amerika. Antonio Blanco menikahi seorang penari Bali. Pelukis ini banyak menghasilkan karya yang berfokus pada perempuan Bali.

Kemudian dibangunlah Museum ini di areal Campuhan, Ubud. Kurang lebih 300 karya Antonio Blanco tersimpan di museum ini.

9. Pura Luhur Uluwatu

Pura ini terletak di Desa Pecatu, Badung, di ujung sebelah barat daya Bali. Pura Luhur Uluwatu dibangun di ketinggian 97 mdpl, tepatnya di atas sebuah bukit karang.

Sehingga tidak hanya mendapatkan pengalaman religius dan bersejarah, pemandangan terlihat indah dari sana. Anda juga bisa melihat pertunjukan tari Kecak mulai pukul 18.10 hingga 19.00 WITA.

10. Tirta Gangga

Tempat wisata sejarah di Bali ini sudah dibangun sejak tahun 1948. Taman ini dibuat oleh Raja Karangasem yang terakhir.

Taman ini dulunya difungsikan sebagai tempat peristirahatan raja dan keluarganya. Di sini anda bisa menikmati ketenangan dan pemandangan indah yang ditawarkan.

Ringkasan Jam Operasional Beberapa Lokasi

Agar mudah merencanakan kunjungan, berikut ringkasan jam operasional beberapa lokasi yang memiliki jadwal khusus:

LokasiJam Operasional
Museum BaliMinggu–Kamis 08.00–15.00 WITA, Jumat 08.00–12.30 WITA
Pura Saren Agung08.00–19.00 WITA, tanpa biaya masuk
Pura Luhur Uluwatu (tari Kecak)18.10–19.00 WITA
Kapal Karam USS Liberty (menyelam)Pagi hari atau setelah pukul 15.00 WITA

Tips Berwisata Sejarah di Bali

Karena sebagian besar tempat wisata sejarah di Bali berupa pura dan situs adat, sebaiknya kenakan pakaian yang sopan dan bawa kain atau selendang tambahan untuk berjaga-jaga apabila diperlukan saat memasuki area suci.

Waktu terbaik berkunjung biasanya pagi atau sore hari, selain suasananya lebih teduh, beberapa pura juga menggelar upacara adat pada waktu-waktu tertentu yang menambah pengalaman budaya bagi pengunjung.

Cocok untuk Siapa Wisata Sejarah Ini

Rangkaian tempat wisata sejarah ini sangat cocok bagi keluarga yang ingin mengenalkan anak-anak pada nilai budaya dan sejarah Bali, pelajar yang sedang melakukan studi wisata, maupun wisatawan yang ingin memahami Bali lebih dalam di luar sekadar keindahan alamnya.

Karena lokasi-lokasi ini tersebar di berbagai penjuru pulau, sebaiknya kunjungan direncanakan berdasarkan wilayah terdekat agar perjalanan lebih efisien dan tidak menghabiskan waktu terlalu banyak di jalan.

Menjaga Kelestarian Situs Bersejarah

Sebagai situs yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi, pengunjung diharapkan untuk tidak menyentuh atau merusak benda-benda peninggalan yang ada di setiap lokasi, serta mengikuti aturan yang berlaku di masing-masing tempat.

Dengan menjaga kelestarian situs-situs ini, generasi mendatang tetap dapat mempelajari dan menikmati kekayaan sejarah Bali yang berharga.

Pertanyaan Seputar Wisata Sejarah di Bali

Apa tempat wisata sejarah paling populer di Bali?

Pura Besakih, Pura Tanah Lot, dan Pura Luhur Uluwatu termasuk yang paling banyak dikunjungi karena nilai sejarah dan keindahan lokasinya sekaligus.

Apa yang perlu dipakai saat berkunjung ke pura di Bali?

Wisatawan diwajibkan mengenakan selendang atau kain, serta pakaian yang sopan, terutama saat memasuki area suci seperti Pura Besakih.

Apakah wisata sejarah di Bali cocok untuk anak sekolah?

Sangat cocok, karena lokasi seperti The Soekarno Center, Museum Bali, dan Desa Tenganan memberikan pengalaman belajar sejarah dan budaya secara langsung.

Kapan waktu terbaik mengunjungi situs bersejarah di Bali?

Pagi atau sore hari biasanya paling nyaman karena suasana lebih teduh, dan beberapa pura seperti Tanah Lot juga menawarkan pemandangan sunset yang indah di sore hari.

Ditulis oleh Kuta Bali Tour

Tim Penyusun Content & Local Specialist Kuta Bali Tour.

Rencanakan Liburan Anda

Siap Berangkat ke Bali?

Lihat paket tour siap pakai kami, atau ceritakan rencana Anda — kami bantu susunkan.

Lihat Paket Tour Kami Chat via WhatsApp
Scroll to Top